Minggu, 16 November 2014

7. Rp.10 Seri Kebudayaan 1952

Cerita kita kali ini masih berhubungan dengan seri Kebudayaan 1952. Setelah membaca Info Uang Kuno 6 yang lalu tentang pecahan 5 rupiah 1952, maka pembahasan akan dilanjutkan dengan pecahan 10 rupiah.Pecahan 10 rupiah seri kebudayaan 1952Pada katalog KUKI baik edisi 1, 2 maupun ke 3 dijelaskan bahwa bagian depan dari pecahan 10 rupiah 1952 bergambar Patung Ken Dedes/Statue of Ken Dedes. Sebutan yang sama juga dicantumkan di situs museum Bank Indonesia.Menurut sejarah Ken Dedes adalah permaisuri Ken Arok pendiri kerajaan Singhasari. Tradisi lokal menyebutkan bahwa dia adalah perempuan yang memiliki kecantikan luar biasa, perwujudan kecantikan yang sempurna. Patung Prajnaparamita yang ditemukan di dekat reruntuhan Singhasari dipercaya sebagai...

8. Variasi Satu huruf

Masih menyangkut seri kebudayaan, sekarang pembahasan kita mengenai variasi satu huruf pada pecahan Rp.5. Tentunya banyak diantara kita yang bertanya-tanya, mengapa di KUKI terdapat jenis-jenis uang tertentu yang mempunyai variasi satu huruf sedangkan jenis-jenis lainnya tidak.Uang2 kertas yang memiliki variasi satu huruf adalah :1. Pecahan 5 rupiah 19522. Seri binatang 1957 (semua pecahan kecuali 10 dan 25)3. Seri bunga 1959 (semua pecahan)4. Seri Sukarno 1960 pecahan 25, 50, 500 dan 1000 rupiahSilahkan lihat gambarPecahan 5 rupiah 1952 terdapat variasi 1 hurufnyaHampir semua seri binatang 1957 mempunyai variasi satu hurufSemua pecahan pada seri bunga 1959 juga mempunyai variasi satu hurufBeberapa pecahan pada seri Sukarno 1960 juga mempunyai...

9. Investasi di bidang Numismatik

Kali ini kita akan membahas pertanyaan yang sering diajukan teman2 semua :Apakah numismatik merupakan lahan investasi yang menarik?Untuk bisa menjawab pertanyaan itu perlu ditinjau dari banyak sudut pandang.Pertama dari sudut pandang si kolektor, ada sebagian kolektor yang dalam mengumpulkan barang2nya tidak terlalu peduli soal investasi. Yang penting 'hepi' wong barang2 miliknya tidak untuk dijual lagi kok. Jadi buat apa pikirin kenaikan atau penurunan harga? Kalau sudah demikian tentu kita engga bisa berkomentar banyak. Tipe kolektor inilah yang bisa disebut kolektor sejati. Cukup banyak kolektor-kolektor yang termasuk golongan ini, mereka hanya mengoleksi untuk kesenangan. Yang penting lengkap, tidak peduli soal lainnya.Ada juga kolektor yang sifatnya memilih, misalnya hanya mengumpulkan...

10. Replacement Notes

Replacement notes (uang kertas pengganti)Dalam proses mencetak uang kertas, walaupun telah dilakukan dengan sangat teliti dan berhati-hati, tentu tidak luput dari berbagai jenis kesalahan. Uang2 kertas yang bermasalah tersebut tentu saja harus dimusnahkan dan diganti dengan uang kertas lainnya yang sejenis tetapi memiliki tanda-tanda khusus sehingga jumlah uang yang digantikan tetap dapat dimonitor dengan baik. Uang-uang kertas pengganti tersebut mempunyai ciri tertentu sehingga disebut sebagai uang kertas seri pengganti.Setiap perusahaan pencetak uang kertas mempunyai metode dan ciri-ciri tertentu yang dipergunakan sebagai uang seri penggantinya. Kita sudah membahasnya untuk pecahan 5 rupiah pada seri kebudayaan tahun 1952 variasi 1 huruf...

11. Pengaman Ultra Violet

Untuk menghindari pemalsuan uang kertas, pihak percetakan uang berusaha keras menambahkan pengaman2 yang tercanggih pada masanya. Kita tahu bahwa berbagai jenis pengaman terdapat pada uang2 kertas modern, mulai dari cetak intalgio, water mark, benang pengaman sampai tinta berpendar.Pembahasan kita kali ini dibatasi hanya pada tinta berpendar.Jenis tinta yang satu ini akan berpendar atau bercahaya bila dilihat dengan mempergunakan lampu ultraviolet, karena itu tinta ini disebut sebagai fluorescent ink. Lampu ultraviolet dapat dibeli di toko2 peralatan listrik dengan harga sekitar 50-100 ribu rupiah. Semua uang kertas modern mempergunakan fluorescent ink sebagai bagian dari pengamannya. Seperti apakah bentuknya? Mari kita lihat pada uang kertas...